Updates

Selasa, 23 April 2019

Virtual Coordinator Training (VCT) SEAMEO: Pengembangan Kompetensi Guru Berbasis Kekinian

Perlukah Pengembangan Kompetensi Guru Berbasis Kekinian???


Pendidikan merupakan usaha sadar dalam membentuk tingkah laku peserta didik. Sehingga menurut saya, siswa tidak dikatakan telah belajar jika tidak terjadi perubahan tingkah laku pada dirinya. Ini hal yang paling substansial dalam dunia pendidikan. Dengan pendidikan, siswa dipersiapkan secara lahir dan batinnya, baik pengetahuan, keterampilan, dan sikapnya (karakter) untuk menghadapi segala tantangan di zaman mereka.

Betul, mereka hidup di zaman mereka, bukan di zaman gurunya. Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalib yang kurang lebih berbunyi : “Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

Tantangan yang dihadapi siswa akan berbeda dengan yang dihadapi gurunya. Mereka adalah Digital Natives, semenjak lahir dari rahim ibunya sudah terpapar hal-hal berbau digital. Sedangkan mayoritas guru saat ini adalah Digital Immigrants, yang baru mengenal hal-hal berbau digital setelah dewasa.  

Sehingga untuk “mengimbangi” siswanya, guru memiliki kewajiban untuk berakrab ria dengan dunia digital. Hal ini tak lain bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mendidik. Guru siap tidak siap harus mengembangkan diri agar selalu ada improvement dalam mendidik siswanya.

VCT : Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Kekinian

Peningkatan kompetensi guru menjadi harga mati, karena perkembangan zaman bergerak sangat cepat. Model peningkatan kompetensi pun mesti disesuaikan dengan kondisi kekinian, yaitu bersentuhan dengan dunia digital.

Untuk itulah SEAMEO merupakan Organisasi Kementerian Pendidikan Se Asia-Tenggara menyelenggarakan sebuah pelatihan bernama Virtual Coordinator Training biasa disingkat VCT.

Pelatihan ini bersifat Daring (online)Tepatnya dengan model konferensi video. Platform yang digunakan adalah Webex. 
Setelah peserta menyelesaikan semua tugas ke kantong tugas, masing-masing sebanyak 2 kali. Peserta akan mendapatkan sertifikat.

Flowchart VCT

Gambaran pelatihan VCT secara singkat seperti ini:
  1. Peserta diberikan materi singkat mengenai program peningkatan kualitas guru yang digawangi oleh SEAMEO.
  2. Peserta diberikan materi mengenai pengoperasian Sisco Webex, sebagai platform yang digunakan dalam pelatihan VCT ini.
  3. Peserta diberikan juga materi-materi pengaya, seperti misalnya STEM dan Revolusi Industri 4.0.
  4. Peserta mulai melaksanakan tugas, yaitu: 2 kali sebagai Narasumber, 2 kali sebagai Moderator, dan 2 kali sebagai Host.
  5. Sertifikat diterbitkan.
  6. Alumni pelatihan VCT diharapkan menimplementasikan di sekolahnya, KKG, MGMP, Kecamatan, atau Kabupaten tempat ia bertugas. SEAMEO siap memfasilitasi dengan menyediakan room conference di Webex secara gratis.

Sertifikat

Setelah Peserta menyelesaikan semua tugas dan dinyatakan lulus, maka peserta berhak mendapatkan sertifikat.
Sertifikat ditandatangani langsung oleh Direktur SEAMEO Secretariat yaitu Bapak Dr. Gatot Hari Priowirjanto.
Sertifikat bernilai 39 JP.
Alhamdulillah saya termasuk peserta VCT Batch 3, dan dinyatakan lulus.



Memori kebersamaan dengan Bapak Dr. Gatot Hari P.













Para Instruktur luar biasa yang setia, sedia membantu, membimbing dan mengarahkan. Terimakasih...

Video Indahnya Kebersamaan dengan Team VCT di PPPPTK Matematika Yogyakarta.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar